Taman Hwacheon Bimok

Taman Hwacheon Bimok

Alamat

Pyeonghwa-ro, Hwacheon-gun, Gangwon-do

 

Tipe

Taman

 

Pertanyaan

• 1330 Travel Hotline: +82-2-1330 (bahasa Korea, Inggris, Jepang, China) 

• Informasi lebih lanjut: +82-33-440-2732

 

Homepage

http://tour.ihc.go.kr/hb/eng (bahasa Korea, Inggris, Jepang, China)

 

VisitKorea tidak menjamin kualitas produk dan jasa yang ditawarkan dan kami tidak bertanggung jawab baik secara langsung maupun tidak langsung mengenai kerugian atas pemakaian produk dan jasa tersebut.

 

Perkenalan

Bendungan Perdamaian dibangun selama 15 bulan dari Februari-Mei 1988 dengan biaya yang didapat dari donasi masyarakat. Ini dilakukan sebagai respon dibangunnya Bendungan Geumgangsan oleh Korea Utara yang dikhawatirkan bisa menimbulkan serangan air bah. Kontrol air di bendungan ini terbukti berjalan dengan baik saat terjadi bencana banjir di tahun 1995, 1996, dan 1999 dan hingga kini menjadi objek wisata turis selama bertahun-tahun. Berlokasi di sekitar Bendungan Perdamaian, Taman Bimok diciptakan dan akhirnya menjadi sumber inspirasi satu lagu nasional Korea yang terkenal: 'Bimok'.

 

Sebagai tambahan monumen perang di dalam lingkungan taman, terdapat selusin tanda salib yang dibuat dari kayu dengan helm yang telah berkarat di bagian atasnya. Salib-salib itu dikelilingi dengan kawat berduri di sekitar bukit, sebagai pengingat bagi para pengunjung soal tragedi nasional Perang Korea.

 

Hwacheon menyelenggarakan Festival Budaya Bimok dari 3-6 Juni di setiap tahunnya di Taman Bimok, Pulau Bungeoseom, pinggir sungai kota, dan area sekeliling lainnya. Festival 4 hari ini tawarkan berbagai macam acara seperti kontes menyanyi, upacara mengenang para pahlawan dan pembacaan puisi, kontes pemotongan pohon bimok, kontes memakan bola-bola nasi, mencicipi pengalaman hidup seperti tentara, parade musik militer, dan lain-lain.

 

Tepat di seberang Kota Yanggu dari Waduk Perdamaian, terdapat pusat pendidikan keamanan nasional yang memberikan atraksi menarik seperti Terowongan Bawah Tanah dan Observatorium Eulji. Taman Turis Paroho Lake Battlefield juga patut dikunjungi setelah berkeliling melihat-lihat Waduk Perdamaian. Dikenal juga sebagai 'lautan di dalam gunung', Paroho merupakan danau buatan yang tercipta karena konstruksi Waduk Hwacheon di tahun 1944.

 

Danau ini merupakan rumah bagi lebih dari 70 spesies ikan mulai dari ikan mandarin hingga gurame (karp). Danau ini juga menyimpan sejarah kelam karena jadi tempat 'istirahat' 3 kelompok divisi tentara China yang tewas tenggelam saat Perang Korea. Nama 'Paroho' sendiri berarti 'para musuh yang menghancurkan danau' dan diberikan oleh mantan presiden Korea Rhee Syngman saat mengunjungi lokasi dan memberikan plakat yang berisi tulisan tangannya. Di sini terdapat observatorium, balai keamanan, dan monumen batu dengan puisi karangan penyair Wolha Rhee Taegeuk (1913-2003) yang terpahat.

 

Telepon

+82-33-440-2732

 

Tutup

Buka sepanjang tahun

 

Fasilitas Parkir

Tersedia

 

Biaya Masuk

Gratis

 

Toilet

Tersedia

 

Petunjuk Arah

Dari Terminal Bus Dong Seoul atau Terminal Bus Sangbong, naik bus dalam kota jurusan Terminal Bus Hwacheon. Lanjut naik taksi menuju lokasi (jarak tempuh 28 km dengan lama perjalanan 45 menit)?. 

 
















Share This Article

Related Post