DMZ, Sebuah Simbol Perdamaian dan Budaya

DMZ, Sebuah Simbol Perdamaian dan Budaya

Resor Imjingak 

Zona demiliterisasi atau yang biasa disebut dengan DMZ berhasil dibentuk dan disepakati saat perjanjian gencatan senjata, lalu 20 tahun kemudian, sekitar tahun 1970, Korea Utara dan Korea Selatan bertemu kembali untuk menyetujui kelanjutan DMZ yang secara efektif menjaga wilayah tersebut dari kontak manusia selama lebih dari 40 tahun. Daerah perbatasan ini mampu membuat orang penasaran untuk berkunjung. Walaupun kunjungan ke wilayah ini masih terbatas dan beberapa lokasi hanya dibuka melalui tur khusus, namun banyak lokasi yang terbuka untuk umum. Yuk, kunjungi daerah perbatasan ini untuk merasakan kedamaian DMZ.

Kebudayaan yang Muncul dari Perdamaian,
Resor Imjingak

Imjingak Pyeonghoa-Nuri Park

Dibangun tahun 2005 saat perayaan festival perdamaian, Resor Imjingak terletak di area padang rumput seluas 100.000 m2 . Hanya berjarak sekitar 7 km dari DMZ, terdapat 3.000 kincir angin yang berputar seiring dengan hembusan angin di semenanjung Korea. Namun, perubahan area ini diselimuti dengan suasana dingin dan kepahitan dari masa perang, maka dari itu pembangunan simbol perdamaian dan persatuan ini membutuhkan usaha tulus dari banyak orang. Untuk membangun energi yang positif dari area ini, program kebudayaan seperti konser, dan pameran diselenggarakan di sini, oleh karena itu area ini menjadi area serbaguna. Setiap tahunnya, banyak orang datang untuk menikmati pemandangan indah dan mengikuti program acara yang diselenggarakan.

Pyeonghwa Land di dalam Resor Imjingak


 

Resor Imjingak juga menghadirkan Pyeonghwa Land sebagai taman hiburan mini yang populer di kalangan wisatawan keluarga. Sejarah peperangan yang kelam akan terasa jauh berkat senyuman dari para orang tua yang melihat anaknya bermain sambil tertawa ceria. Ada 24 wahana di sini, namun tidak tersedia roller coaster untuk menguji adrenalin. Walaupun ukurannya yang cenderung kecil, Pyeonghwa Land menawarkan suasana unik yang tak akan kamu temui di wahana permainan manapun.

Resor Imjingak

Alamat: 618-13, Majeong-ri, Munsan-eup, Paju-si, Gyeonggi-do
Petunjuk arah: Gunakan taksi sekitar 20 menit dari Stasiun Paju (Jalur Gyeongui-Jungang)
Pertanyaan: +82-31-593-4744 (Korean, English, Chinese)
Situs web: www.pajusisul.or.kr (Korean only)


Pyeonghwa Land

Alamat: 148-33, Imjingak-ro, Munsan-eup, Paju-si, Gyeonggi-do
Jam operasional: Musim panas 11.00-18.30 / Musim dingin 11.00-17.30
Tiket masuk: Dewasa & Remaja 30.000 won / Anak-anak (usia 2-13) 28.000 won
*tarif di atas sudah termasuk tarif naik wahana, pengunjung yang tidak ingin membeli tiket terusan juga dapat menaiki wahana dengan membayar biaya tambahan per wahana
*Gratis tiket masuk untuk bayi di bawah usia 2 tahun (Dengan pengawasan orang tuanya)
Pertanyaan: +82-31-953-4448

Perpisahan yang Begitu Pahit,
Observatorium Odusan Unification

 

Teropong di Observatorium Odusan Unification

Observatorium Odusan Unification berlokasi di bagian utara front barat, di atas Gunung Odusan yang menghadap ke titik pertemuan antara Imjingang dan Sungai Hangang. Dibuka untuk umum tahun 1992, observatorium ini telah dikunjungi sekitar lebih dari 19 juta orang. Sebagai salah satu objek wisata yang harus dikunjungi, observatorium ini menawarkan penggunaan teropong canggih secara gratis. Teropong ini akan membuat siapa pun merasa seakan-akan hanya satu langkah untuk bisa berada di Korea Utara, selain itu teropong ini juga akan membuatmu sadar bahwa begitu tertutupnya negara tersebut.

 

Ruang Pameran Observatorium Odusan Unification


 

Selain dek observasi, Di bagian bawah tanah observatorium terdapat ruang pameran dengan beragam tema, serta menghadirkan program kegiatan yang fun untuk pengunjung anak-anak. Pada lantai kedua, terdapat pameran dengan tema “Missing My Hometown” yang begitu menyentuh. Saat perang Korea, pengungsi tidak dapat kembali ke rumah mereka masing-masing, maka dari itu mereka membuat gambaran rumah dan kehidupan mereka sebelum perang di lebih dari 4.000 ubin. Pameran dan video lainnya juga akan menjelaskan betapa pahitnya perpecahan yang terjadi di Korea.

Walapun wisatawan dapat mengunjungi Observatorium Odusan Unification secara bebas, namun mereka tetap harus berhati-hati, karena lokasinya berada di antara penjagaan Jalur Kontrol Sipil, semua pengunjung harus segera meninggalkan area satu jam sebelum matahari tenggelam. Waktu tutup dapat berubah sesuai cuaca dan kondisi saat itu. 

Observatorium Odusan Unification

Alamat:
369, Pilseung-ro, Tanheon-myeon, Paju-si, Gyeonggi-do
Petunjuk arah: Gunakan taksi sekitar 30 menit dari Stasiun Paju (Jalur Gyeongui-Jungang)
Jam operasional:
Maret-Oktober: Hari kerja 09.00-17.00 / akhir pekan & tanggal merah 09.00-18.00
November-Februari: Hari kerja 09.00-16.30 / akhir pekan & tanggal merah 09.00-17.00
*tutup hari Senin (hari berikutnya jika tanggal merah jatuh pada hari Senin)
Tiket masuk: Dewasa 3.000 won / Pelajar (usia 8-19) 1.600 won / gratis tiket masuk untuk lansia (usia 65 tahun ke atas), balita (usia 7 tahun ke bawah) & orang disabilitas
*Lansia dan orang disabilitas (level 1-3) harus menunjukan kartu identitas mereka untuk mendapatkan tiket gratis
Pertanyaan: +82-31-945-3171 (Korean only)
Situs web: www.jmd.co.kr (Korean, English, Japanese, Chinese)

Harum Semerbak di Desa Herbal

 

Desa Herbal

Desa herbal yang berlokasi di Yeoncheon merupakan objek wisata populer di kalangan pengunjung DMZ. Ladang tumbuhan yang luas beserta Sungai Imjingang di kejauhan akan memenuhi pandanganmu. Warna-warni yang ditampilkan tumbuhan di area ini beraneka ragam, begitu pun harum yang dikeluarkan, hal ini mampu memberikan aroma keharuman yang baik untuk relaksasi. Nikmati saat-saat menelusuri ladang ini karena akan banyak ragam tanaman yang bisa kamu temui berjejer berdasarkan warnanya, layaknya sebuah pelangi di langit yang kemudian tertanam di ladang indah ini.

Tanaman di Greenhouse

Beragam tanaman yang ada di Greenhouse akan membuatmu seakan sedang masuk ke dalam buku gambar. Saat kamu merasakan udara hangat beserta aroma tanaman, kamu akan merasakan sensasi kedamaian dan ketenangan. Greenhouse merupakan tempat di mana lima pohon zaitun tertua negeri ini hidup, masing-masing berusia lebih dari 300 tahun. Selain menghadirkan museum tanaman dan restoran, kamu juga akan menemukan Kolam Kecil dan Taman Batu yang sempurna untuk dijadikan latar foto. Jika kamu beruntung, kamu akan menemukan pemandangan dari angsa dan beragam burung yang juga tinggal di area ini.

Desa Herbal

Alamat:
222beon-ji, Buksam-ri, Wangjing-myeon, Yeoncheon-gun, Gyeonggi-do
Petunjuk arah: Gunakan taksi sekitar 16 menit dari Stasiun Yeoncheon (Jalur Gyeongwon)
Jam operasional: 
Musim reguler (20 April-30 Oktober) 09.00-21.00
Musim Dingin (1 November-19 April) 09.00-19.00
Tiket masuk: 
Musim reguler: Dewasa (usia 14 tahun ke atas) 7.000 won / Anak-anak (usia 3-13 tahun) 4.000 won / lansia & bayi (usia 3 tahun ke bawah) gratis
Musim dingin: Dewasa (usia 14 tahun ke atas) 4.000 won / Anak-anak (usia 3-13 tahun) 3.000 won / lansia & bayi (usia 3 tahun ke bawah) gratis
Pertanyaan: +82-31-833-5100 (Korean only)
Situs web: herbvillage.co.kr (Korean only)

Lupakan Sejenak Udara Musim Panas
di Air Terjun Jaeinpokpo

 

Air Terjun Jaeinpokpo dilihat dari skywalk

Air Terjun Jaeinpokpo merupakan salah satu dari objek wisata perwakilan Yeoncheon, lokasinya berada di antara area militer yang diawasi. Air lembah yang jatuh ke Sungai Hantangang ini dahulunya berasal dari letusan lava sekitar 270.000 tahun yang lalu. Banyak wisatawan berkunjung pada musim panas dan awal musim gugur untuk menikmati kabut dingin dari air terjun ini. Untuk melihat sisi yang lebih baik dari air terjun ini, jangan lupa gunakan skywalk! Lantai kaca dihadirkan untuk melihat pemandangan luas di area sekitar, termasuk tembok batu di sekitar Air Terjun Jaeinpokpo, yang setiap tahunnya perlahan-lahan tergerus oleh erosi.

Air Terjun Jaeinpokpo

Alamat:
193, Bugok-ri, Yeoncheon-eup, Yeoncheon-gun, Gyeonggi-do
Petunjuk arah: Gunakan taksi sekitar 17 menit dari Stasiun Yeoncheon
Jam operasional: Sabtu&Minggu, Matahari Terbit – Tenggelam
*Air Terjun Jaeinpokpo berlokasi di area militer yang diawasi, hanya dibuka untuk umum pada Sabtu dan Minggu.
*Pengunjung dapat memasuki area tanpa pemeriksaan pada hari kerja di bulan Mei-September
*Untuk alasan keamanan, penggunaan tangga dilarang sejak 12 Juni 2018. Pengunjung hanya dapat melihat air terjun dari Skywalk
Pertanyaan: +82-31-834-2061 (Korean only)
Situs web: tour.yeoncheon.go.kr (Korean only)

Luka Peperangan, Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea

 

Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea

Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea di Cheorwon merupakan sisa peninggalan yang sangat jelas dari Perang Korea, dengan pemandangan dinding yang retak. Awalnya, bangunan ini berdiri di tanah bagian Korea Utara pada akhir masa pendudukan Jepang, bangunan ini dibangun untuk menguatkan rezim serta mengatur para warganya. Bagaimanapun juga Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea ini berdiri di jalur perang, oleh karena itu mendapatkan banyak serangan dan bom, dan menjadikannya hancur seperti saat ini.

Pada tahun 1990, bangunan ini menjadi lokasi syuting video musik dari Seo Taiji dan The Boys yang mampu menarik banyak perhatian, dan akhir-akhir ini menjadi lokasi dari banyak acara, termasuk salah satunya DMZ Market dan pertunjukan kebudayaan.

Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea Cheorwon

Alamat:
3-2, Gwanjeon-ri, Cheorwon-eup, Cheorwon-gun, Gangwon-do
Petunjuk arah: Gunakan taksi sekitar 5 menit dari Stasiun Baengmagoji (Jalur Gyeongwon)
Jam operasional: Buka 24 jam
Pertanyaan: +82-33-450-4468 (Korean only)

Harapan untuk Bersatu Kembali, Observatorium Perdamaian Cheorwon

 

Observatorium Perdamaian Cheorwon (atas), Monorail & Kotak Pos Unifikasi (bawah)


 

Observatorium Perdamaian Cheorwon sangat populer karena menghadirkan pemandangan DMZ dan dataran Korea Utara secara lebih dekat. Observatorium ini juga menampilkan foto selama perang Korea dan menampilkan miniatur dari The Second Tunnel, jadi pengunjung dapat merasakan kehidupan yang lebih baik selama perang berlangsung. Walapun lokasinya terletak di atas gunung, wisatawan akan mudah mencapainya dengan menggunakan monorail dengan hanya mengeluarkan kocek 2.000 won (dewasa). Objek wisata menarik lainnya di dekat monorail adalah kotak pos unifikasi. Walaupun bukan sebuah kotak pos sungguhan, pengunjung tetap dapat memasukan surat dan kartu pos mereka yang berisi harapan tulus untuk persatuan Korea.

 

Mobil Tank yang ditampilkan di Observatorium Perdamaian Cheorwon

Satu hal yang harus diperhatikan saat berada di Observatorium Perdamaian Cheorwon adalah larangan untuk memotret. Terkait dengan aksi penjagaan fasilitas militer, foto yang dapat diambil adalah di area Aula Pameran lantai 1, Observatory Plaza, Southern View, dan Gereja Pilseung. Beberapa area yang dilarang untuk diambil gambarnya adalah Deck Obervasi dari lantai 1 sampai lantai 3, Fasilitas Militer (pos penjagaan, pos pusat dan pagar besi), dan area pos penjagaan sampai menuju ke timur. Jika kamu tidak yakin dengan area yang diizinkan atau dilarang, kamu bisa bertanya sebelum memotret, dan pastikan untuk mematuhi permintaan saat harus menghapus foto yang telah diambil.

Observatorium Perdamaian Cheorwon

Alamat:
588-14, Junggang-ri, Dongsong-eup, Cheorwon-gun, Gangwon-do
Petunjuk arah: Gunakan taksi sekitar 17 menit dari Stasiun Baengmagoji (Jalur Gyeongwon)
Jam operasional: 09.30-16.30 (Tutup hari Selasa, 1 Januari, Hari Anak (5 Mei), dan Seollal (Tahun baru imlek) & Chuseok (Hari Thanksgiving Korea)
Tiket masuk: Dewasa 4.000 won / Remaja (usia 13-19) 3.000 won / Anak-anak (usia 12 tahun ke bawah) 2.000 won
*Tarif monorail dibayar terpisah
Pertanyaan: +82-33-450-5559 (Korean only)
Situs web: hantan.cwg.go.kr (Korean only)
1330 Korea Travel Hotline: +82-2-1330 (Korean, English, Japanese, Chinese, Russian, Vietnamese, Thai, Malay)


*Kolom ini terakhir diperbarui pada Agustus 2018, maka dari itu informasi yang ditampilkan dapat berbeda. Kami menyarankan untuk memeriksa langsung ke situs resmi.

Share This Article

Related Post