Pasar Tradisional Korea

Pasar Tradisional Korea

Pasar Tradisional Korea menawarkan beragam pemandangan unik setiap harinya, pengunjung yang bergerak aktif, aroma kuliner yang menggiurkan, dan bermacam-macam hal menarik lainnya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Jelajahi beragam budaya pasar tradisional Korea dengan mengunjungi salah satu pasar berikut!

Pasar Tradisional yang Populer di Seoul

Pasar tradisional yang terletak di Seoul merupakan salah satu tempat untuk mendapatkan pengalaman terbaik ketika ingin merasakan suasana modern dan tradisi secara sekaligus. Setiap pasar terlihat ramai dengan penjual yang menjajakan beragam jenis makanan lezat, hal ini membuat pasar tradisional menjadi tempat yang wajib dikunjungi oleh pengunjung internasional.
Ketika mencari tempat untuk sekedar menikmati kuliner dan berbelanja, berkunjung ke pasar tradisional Korea adalah pilihan yang tepat!

Pasar Tongin
  
Setelah Perang Korea, pertumbuhan populasi terjadi sangat cepat di Seochon dekat Gyeongbokgung Palace, diikuti dengan peningkatan jumlah vendor dan toko. Toko-toko ini berkembang menjadi sebuah pasar yang sibuk lalu menjelma sebagai Pasar Tongin. Pasar ini diperkirakan memiliki sekitar 80 vendor dan toko sampai saat ini, sebagian besar adalah restoran dan tempat makan. Pasar ini berbeda dari pasar lainnya berkat kehadiran Kafe Dosirak, dengan mengeluarkan 5000 won kamu bisa mendapatkan sebuah nampan makan dan 10 yeopjeons (mata uang korea masa lampau), dengan uang lama tersebut kamu bisa membeli berbagai makanan untuk mengisi nampan yang kamu dapatkan sambil melakukan tur ke penjuru pasar ini, sungguh unik dan menyenangkan ya? Kamu juga bisa berkunjung ke wisata terdekat seperti Gyeongbokgung Palace, Gwanghwamun Gate dan Samcheongdong-gil Road. 
 
Pasar Namdaemun
  
Pasar Namdaemun merupakan sebuah pasar tradisional dengan sejarah selama lebih dari 600 tahun. Pasar ini menawarkan lebih dari 1700 jenis barang-barang, termasuk barang pecah belah, pakaian, aksesoris, peralatan dapur dan spesialisasi regional dengan hampir semuannya memiliki harga yang terjangkau. Tempat ini juga diketahui sebagai pasar terbaik yang menjual hasil kerajinan tangan tradisional serta kacamata. Pasar ini terkenal karena menghadirkan kelezatan guksu (mie khas Korea), jokbal (kaki babi), galchi jorim (beltfish rebus). Wisata lain seperti Myeong-dong, Deoksugung Palace, dan Gwanghwamun Gate berlokasi cukup dekat dari pasar ini, menjadikannya sebuah pasar yang sempurna untuk dikunjungi. 
 
Pasar Gwangjang
  
Pasar Gwangjang merupakan pasar permanen Korea pertama yang didirikan pada tahun 1905. Hal pertama yang terbesit di fikiran orang Korea ketika mendengar “Pasar Gwangjang” tidak lain dan tidak bukan adalah kulinernya. Jejeran makanan di sepanjang jalan yang tidak ada habisnya terlihat unik dengan pemandangan tiap toko yang dipenuhi pembeli untuk merasakan nikmatnya sajian kuliner. Pasar ini dipenuhi oleh toko dan stan stan penjual makanan khas Korea yang populer seperti bindaetteok, gimbap, bibimbap, dan sundae. 
 
Pasar Ikan Noryangjin
  
Pasar Ikan Noryangjin merupakan pasar ikan terbesar di Korea yang memiliki sejarah selama lebih dari 80 tahun. Walapun tempat ini dibuka selama 24 jam, pasar ini menjadi sangat sibuk dan ramai pada pagi hari sebelum matahari terbit, saat itulah waktu pelelangan ikan dimulai. Pasar ini terhubung langsung menuju Stasiun Noryangjin (kereta bawah tanah Seoul jalur 1 dan 9) melalui lorong. Makanan laut populer bisa kamu temukan di sini seperti kerang, udang, gurita dan kepiting. Pengalaman unik lainnya yang bisa kamu rasakan di pasar ini adalah kamu bisa membeli dan memasak langsung seafood yang kamu beli untuk disajikan di restoran yang terletak di atas pasar. 
 
Pasar Garak
  
Dibuka pada tahun 1985 sebagai pasar grosir umum di Korea, Pasar Garak merupakan sebuah kompleks pasar yang cukup luas dan dibedakan berdasarkan jenis yang dijual seperti buah-buahan, sayuran, hasil laut serta daging. Di sinilah standar harga ditetapkan sebelum akhirnya tersebar ke beberapa daerah. Karena pasar ini tergolong cukup besar, pengunjung
direkomendasikan untuk menggunakan peta pasar untuk merencanakan tempat mana saja yang akan dikunjungi. 
 

Pasar Tradisional yang Terkenal di Luar Seoul

Popularitas Pasar tradisional tidak hanya kamu temukan di Seoul, namun tersebar luas ke berbagai daerah. Pasar tradisional yang berlokasi di luar Seoul menawarkan spesialisasi regional unik yang terbuka luas untuk kamu jelajahi. Beragam wisata yang ada di sekitar pasar juga turut menjadikan pasar tradisional sebagai tempat yang pas untuk dikunjungi.

 

 (Foto: Dakgalbi di Pasar Romantis Chuncheon)                        (Foto: Dumpling di Pasar Internasional Incheon Sinpo)

 
(Foto: Dak gangjeong di Pasar Gangneung Jungang)                 (Foto: Ssiat hotteok di Pasar Gukje)
 

Pasar Tradisional Jeju Dongmun

  
Pasar Tradisional Jeju Dongmun memiliki nama yang cukup bergengsi untuk menyediakan bahan makanan segar yang didapatkan dari hasil laut Pulau jeju. Pengunjung dapat merasakan tangkapan ikan segar yang disajikan sebagai “hoe” (potongan ikan mentah) dan kuliner lain dari Pulau Jeju seperti omegi tteok (kue beras), gogi guksu (sup mie daging) dan buah hallabong. Penyelam akan merasa disambut dengan baik di sini karena keberadaan banyak toko yang menjual perlengkapan menyelam dengan harga lebih murah dari tempat lain. 
 
Pasar Busan Gukje
 
Pasar ini merupakan daya tarik utama Kota Busan yang menempati posisi teratas dari semua pasar di sekitarnya. Pasar ini juga merupakan sebuah lokasi shooting dari beberapa film dan variety show yang akhirnya menambah ketenaran pasar ini. Jejeran toko suvenir, toko grosir mesin, peralatan elektronik, peralatan dapur, dan pakaian dapat ditemukan di sepanjang jalan yang menyerupai labirin. Jajanan khas populer tersedia di pasar ini seperti bibim dangmyeon, yubu jeongol, dan ssiat hotteok. 
 
Pasar Busan Bupyeong (Kkangtong)
{ 
Pasar Busan Bupyeong juga dikenal sebagai Pasar Kkangtong (tin can), merupakan pasar malam pertama di Korea. Pasar Bupyeong mendapatkan panggilan tersebut ketika menjual beragam barang-barang import dari Amerika Serikat selama perang Korea berlangsung. Walaupun pasar ini buka pada siang hari namun akan terasa sangat ramai pada malam hari dengan kehadiran pengunjung dan jejeran penjaja makanan yang menyajikan kuliner dari seluruh dunia. Daya tarik wisata lain seperti Pasar Jagalchi, Taman Yongdusan dan Bosu-dong Book Street juga berada di sekitar pasar ini untuk kamu jelajahi. 
 
Pasar Chuncheon Romantic
  
Pasar Chuncheon Romantic merupakan pasar tradisional yang terkenal di Chuncheon karena kelezatan sajian dak gangjeong dan dakgalbinya. Pasar ini dibuka pada tahun 1960, sejak saat itu pasar ini menjual bermacam-macam barang, termasuk hanbok, tas, sepatu, pakaian, alat elektronik, perhiasan, makanan, dan masih banyak lagi. Tampilan pasar yang terlihat modern adalah berkat renovasi yang dimulai pada tahun 2002. Selain itu kamu dapat menikmati artwork yang menghiasi sisi gang sambil menelusuri pasar ini. 
 
Pasar Tradisional Jeonju Nambu
  
Pasar Tradisional Jeonju Nambu berlokasi di Jeonju dan menjadi tempat favorit bagi para turis karena keindahan desa hanok dan kehadiran festival film yang cukup terkenal. Pasar ini memiliki sejarah lebih dari 100 tahun dan terus menarik perhatian pengunjung sampai sekarang. Pasar Tradisional Jeonju Nambu memberikan suasana tradisional dengan kehadiran jalan hanok yang menawarkan berbagai makanan untuk disantap, menu populer yang bisa kamu nikmati adalah kongnamul gukbap (sup nasi kedelai). Tempat disekitar pasar yang saat ini sedang populer adalah Mall Cheongnyeon, area komersial ini diisi dengan banyak restoran dan toko-toko kerajinan tangan yang dimiliki oleh para pengusaha muda. Mall ini banyak menarik minat para pengunjung dengan memberikan energi baru ke Pasar Tradisional Jeonju Nambu. 
 
Pasar Gyeongju Jungang
  
Jika kamu memiliki rencana untuk mengunjungi Gyeongju, kamu bisa memasukan Pasar Gyeongju Jungang ke dalam list wisatamu. Pasar ini dibuka pada tahun 1983 dan saat ini telah memiliki sekitar 700 toko dan vendor yang menjual beragam produk seperti pakaian, minyak untuk memasak, sayur mayur, serta daging. 
 
Pasar Internasional Incheon Sinpo
 
 Pasar Internasional Incheon Sinpo berlokasi di dekat terminal penumpang pelabuhan internasional Incheon dan dianggap sebagai pasar perwakilan incheon selama lebih dari 100 tahun. Pasar ini lebih dikenal karena ketersediaan kuliner lezat seperti dak gangjeong, jjinppang, dan dumpling. Selain itu, tempat ini juga menawarkan banyak hal untuk dilihat berkat dekorasi yang memukau serta kehadiran taman mercusuar yang berfungsi sebagai tempat diadakannya festival menarik setiap tahunnya. 
 
Pasar Suwon Paldalmun
 
Pasar Suwon Paldalmun mengacu pada sebuah pasar besar yang terbentuk dari dua pasar yang berdekatan satu sama lain, yaitu Pasar Yeongdong dan Pasar Jidong. Keduanya juga berdekatan dengan Gerbang Paldalmun di Suwon. Pasar ini terbilang cukup penting karena menjadi satu-satunya pasar dalam sejarah yang didirikan oleh seorang raja. Pakaian, tas, sepatu dengan harga murah bukan satu-satunya hal yang menarik minat pengunjung dari semua umur, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam beragam acara budaya seperti Moonlight Tour di Benteng Suwon Hwaseong dan Festival Budaya Suwon Hwaseong. 
 
Pasar Daegu Seomun
  
Pasar Daegu Seomun merupakan pasar terbesar di Daegu dan menjadi tempat distributor kain paling terkenal di negara ini. Lebih dari 4000 toko dapat kamu temukan di pasar ini, menjual berbagai produk mulai dari hanbok, selimut, pakaian, peralatan makan, dan lainnya. Ragam makanan lezat juga dapat kamu temui di pasar ini, termasuk makanan populer seperti eomuk (kue ikan), dumpling, serta chapssal sujebi. 
 
Pasar Gangneung Jungang
 
Terletak di daerah Seongnam-dong, pasar ini merupakan pasar utama Gangneung, Gangwon-do. Ada lebih dari 500 toko yang terdaftar dan beroperasi sampai saat ini. Hasil produk lokal seperti cumi kering dan makanan laut kering lainnya dari daerah sekitar dapat dibeli di pasar ini. Pasar Gangneung Jungang juga menyediakan makanan lokal yang lezat seperti memiljeon (pancake gandum), gamja ongsimi (sup bola kentang), dan makanan lain yang dibuat dengan resep unik lokal dari Gangneung. 
 
Pasar Tongyeong Seoho & Pasar Tongyeong Jungang
 
Terletak di seberang terminal penumpang pelabuhan tongyeong, pasar ini sudah dibuka bahkan sebelum fajar datang, menyediakan beragam jenis sarapan bagi orang-orang dari pelabuhan. Haejangguk merupakan menu sarapan yang cukup populer, khususnya saat dinginnya udara pagi menerpa, sup ini disajikan dengan nasi panas yang mampu mengisi tenagamu selama seharian penuh. Pasar Tongyeong Jungang juga terletak berdekatan dengan Pasar Tongyeong Seoho yang bisa kamu jadikan sebagai pemberhentian selanjutanya. 
 
*Kolom ini terakhir diperbarui pada bulan 20 Oktober 2017, karena itu informasi mungkin dapat berbeda. Kami menyarankan kamu untuk memeriksa rincian yang tersedia di situs resmi.
Share This Article

Related Post