Jalur Menyenangkan untuk Jalan-jalan Seru di Musim Gugur

Jalur Menyenangkan untuk Jalan-jalan Seru di Musim Gugur

Jalan tembok batu di Istana Deoksugung

Waktu terbaik untuk menikmati kegiatan jalan santai di area ini adalah saat musim gugur, yang terasa begitu spesial bila dibandingkan musim lainnya. Daun yang kehijauan mulai mengalami perubahan warna saat angin sejuk musim gugur hadir menyapa para wisatawan.

Seoul menawarkan banyak jalur menarik untuk dijelajahi, termasuk gang-gang unik yang akan membuat kamu terpikat, serta jalur yang mampu mengantarmu ke alam menakjubkan. Sejarah dan jejak kehidupan Korea dapat kamu temui di sepanjang jalur, di mana jalur ini menjadi salah satu tempat orang-orang pada masa lampau. Yuk, atur rencana liburan untuk mejelajahi beberapa jalur menyenangkan saat musim gugur!

Menelusuri Setiap Gang: Sebuah Pencarian
Harta Karun Tersembunyi


Objek Wisata yang Ada di Tengah Kota, Jalan Hanok di Ikseon-dong

Pemandangan di Jalan Hanok Ikseon-dong


 

Walaupun lokasinya terletak di jalan-jalan urban Seoul, gang-gang yang ada di Ikseon-dong kerap diabaikan hingga saat ini. Dibangun seperti perumahan kota bergaya hanok bahkan sebelum dibangunnya Desa Hanok Bukchon, perumahan ini menjadi desa hanok tertua seantero Seoul. Meskipun Desa Hanok Bukchon menawarkan hanok besar dan luas, namun hanok di Ikseon-dong terlihat sederhana dan menawan.

Akhir-akhir ini, banyak hanok yang direnovasi menjadi sebuah kafe dan restoran oleh pengusaha muda yang begitu kagum akan suasana tenang di jalan ini. Kamu dapat menghibur diri hanya dengan menelusuri dan melihat-lihat di banyak gang, atau kamu bisa memilih untuk bersantai di kafe dengan secangkir teh maupun menikmati sajian spesial di restoran yang tersedia.

Alamat: Area sekitar Ikseon-dong, Jongno-gu, Seoul
Petunjuk arah: Stasiun Jongno 3(sam)-ga (Kereta bawah tanah Seoul Jalur 1, 3), pintu keluar 4. Berjalan sekitar 2-3 menit.

Dunia Kartun di Jalan Jaemi-ro

Myeong-dong merupakan salah satu area populer di Seoul bagi wisatawan internasional. Area ini kerap dikenal sebagai tempat belanja atau tempat menikmati street food, Myeong-dong merupakan rumah bagi Jalan Jaemi-ro, yaitu sebuah jalan unik yang didedikasikan untuk kartun. Jalan ini dibuat oleh 70 orang kartunis yang mengerahkan kemampuannya untuk menciptakan suasana semangat yang juga ada hubungannya dengan nama jalan tersebut (Jaemi memiliki arti “Menyenangkan” dalam bahasa Korea).

Jalan Jaemi-ro berlokasi di area yang menuju arah Gunung Namsan, jika kamu memulai perjalanan dari Stasiun Myeong-dong, tempat ini dipenuhi dengan banyak hal menarik yang mampu membuat perjalanan siapa saja terhenti hanya untuk menyaksikan objek yang ditemuinya sepanjang perjalanan. Kamu dapat menemukan ragam karakter kartun Korea memenuhi pojok tembok sepanjang jalan. Kamu juga dapat mengunjungi pusat multi-kultural Jaemirang dan Pusat Animasi Seoul selama menelusuri jalan ini.

Alamat: 110-5, Chungmu-ro 2-ga, Jung-gu, Seoul
Petunjuk arah: Stasiun Myeong-dong (Kereta bawah tanah Seoul jalur 4), pintu keluar 3. Jalan kaki sekitar 1-2 menit ke arah Pusat Layanan Masyarakat Myeongdong.

Sebuah Tempat di mana Waktu Seakan Berhenti, Gang Jam Yeji-dong

Pemandangan dari toko-toko di sepanjang Gang Jam Yeji-dong


 

Di sini kamu akan merasakan seolah-olah waktu berhenti di masa lalu, area ini mungkin tampak usang jika dilihat pada pandangan pertama. Gang Jam Yeji-dong terbentuk saat pedagang di sepanjang Aliran Cheonggyecheon memindahkan toko mereka ke Jongno-gu pada 1960 dan menjadi tempat populer untuk membeli hadiah pernikahan. Saat ini, kita hanya dapat melihat kemegahan dari beberapa toko lama yang masih tersisa. Gang ini merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi jika kamu penasaran untuk mengintip sisi lain dari Seoul untuk melihat sejarahnya.

Alamat: Area sekitar Yeji-dong, Jongno-gu, Seoul
Petunjuk arah: Stasiun Jongno 5(o)-ga (Kereta bawah tanah Seoul Jalur 1), pintu keluar 8. Berjalan kaki sekitar 2-3 menit (Berlokasi di seberang Pasar Gwangjang)

Ketika Besi Bertemu dengan Seni, Gang Shearing Mullae-dong

Pemandangan Jalan di Gang Shearing Mullae-dong


 

Gang Shearing Mullae-dong dikenal sebagai jalan yang bernilai seni di Seoul. Area ini memiliki banyak pabrik besi, jalan belakang yang begitu gelap dan suram ini mulai berubah menjadi gang-gang yang dipenuhi kreativitas bernilai seni sejak para artisan mulai pindah dan menetap di area ini pada tahun 2000-an. Area Gang Shearing Mullae-dong dimulai dari Pusat Informasi Desa Kreatif. Berjalanlah melewati struktur yang terbuat dari baja untuk menemukan pabrik besi dan hibur dirimu dengan beragam karya seni dan gambar yang ada di sepanjang gang.

TIPS) Perhatikan himbauan saat berada di Gang Shearing Mullae-dong
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengunjungi area ini. Mohon perhatikan selalu keselamatan, karena truk yang sering melewati area ini berisi muatan baja yang berat. Kamu juga harus meminta izin saat mengambil foto orang-orang yang sedang bekerja atau saat ingin mengambil foto bagian dalam pabrik besi.

Alamat: Area sekitar Mullae-dong, Yeongdeungpo-gu, Seoul
Petunjuk arah: Stasiun Mullae (Kereta bawah tanah Seoul jalur 2), pintu keluar 7. Berjalan kaki sekitar 2-3 menit.

Jalan santai di sepanjang jalur: Mencari Kedamaian
di dalam Kota


Daya Tarik yang Mulai Bangkit di Hongdae, Taman Hutan Gyeongui Line

Jalan lama berubah menjadi Taman Hutan Gyeongui Line


 

Berperan sebagai area persimpangan kereta bawah tanah Seoul jalur 2, Jalur Gyeongui, dan jalur kereta bandara, Jalan Universitas Hongik alias Hongdae, area ini selalu dipenuhi orang-orang dan menjadi area pusat kota yang paling populer di Seoul. Area ini banyak dibicarakan oleh wisatawan, hal itu membuatnya semakin mendapatkan perhatian. Dengan menggabungkan nama “Yeonnam-dong” dan “Central Park”, Taman Hutan Gyeongui Line mendapatkan nama panggilannya menjadi “Yeontral Park”.

Dengan jalur sepanjang 6,3 km, area ini menghadirkan rel kereta api lama yang digunakan kembali untuk memperindah taman, dari ketiga taman yaitu Saechanggogae, Waugyo, dan Yeonnam-dong, Yeonnam-dong menjadi bagian yang mendapatkan popularitas tertinggi. Di sini, kamu tidak hanya merasakan kenyamanan alam di tengah kota, namun kamu juga bisa bersantai di beberapa restoran dan kafe unik yang dapat kamu temukan di sepanjang jalan. 

Alamat: Area sekitar Yeonnam-dong dan Daeheung-dong, Mapo-gu, Seoul
Petunjuk arah: Stasiun Univ. Hongik (Kereta bawah tanah Seoul jalur 2, Jalur Gyeongui-Jungang, Airport Railroad), pintu keluar 3. Berjalan sekitar 7-8 menit.

Jalan Terpopuler di Korea, Jalan Tembok Batu Istana Deoksugung

Hasil Foto di sepanjang Jalan Tembok Batu Istana Deoksugung 


  
Tempat yang mungkin langsung terbesit saat membicarakan lokasi jalan santai di Korea adalah Jalan Tembok Batu Istana Deoksugung. Tempat ini merupakan lokasi jalan santai terbaik saat musim gugur. Lokasi ini kerap disebut dalam lirik lagu yang sudah tak terhitung lagi jumlahnya, bahkan ada mitos yang mengatakan, jika pasangan berjalan di Jalan Tembok Batu Istana Deoksugung, hubungan mereka akan berakhir kandas. Mitos ini diketahui berasal dari informasi yang mengatakan bahwa pengadilan keluarga teletak di area ini pada masa lampau, namun di sisi lain, lokasi ini terkenal karena keindahannya. 

Pemandangan musim gugur di area ini begitu menakjubkan dengan kehadiran Pohon Ginkgo dan Zelkova di sepanjang tembok yang menyatu dengan sempurna. Observatorium Jeongdong dan Museum Seni Seoul yang berlokasi di sekitar juga dapat kamu kunjungi, untuk mendapatkan hiburan budaya yang mengesankan. 

Alamat: Area sekitar Jeong-dong, Jung-gu, Seoul
Petunjuk arah: Stasiun City Hall (Kereta bawah tanah Seoul jalur 1), pintu keluar 1. Berjalan kaki sekitar 3 menit / City Hall (Kereta bawah tanah Seoul jalur 2), pintu keluar 12. Berjalan kaki sekitar 2 menit

Mengunjungi Masa Lampau di Seoul Hanyangdoseong City Wall Trail

Pemandangan dari Taman Naksan

Hanyangdoseong City Wall Trail merupakan jalur di mana kamu dapat merasakan alam dan sejarah dalam satu waktu di jantung kota Seoul. Area ini sering disebut sebagai Seoul Seonggwak-gil oleh warga Korea. Hanyangdoseong City Wall Trail merupakan jalur jalan yang cenderung panjang karena melewati 4 gunung dan juga 4 gerbang.

Namsan Seoul Tower dilihat dari jalur benteng

Jalur ini terbagi menjadi 4 bagian, dan bagian yang direkomendasikan untuk wisatawan adalah rute kedua menuju Gunung Naksan. Rute ini dimulai dari Gerbang Hyehwamun, kemudian melewati Taman Naksan dan Taman Tembok Dongdaemun City, yang akhirnya tiba di Gerbang Heunginjimun. Dengan lereng yang bertahap, jalur ini tidak begitu menyulitkan, jalur ini merupakan jalur terbaik untuk merasakan jalan-jalan santai sambil menikmati pemandangan. Tempat ini secara khusus akan menampilkan pemandangan yang menakjubkan sesaat setelah matahari tenggelam berkat cahaya lampu kota yang menyatu sempurna dengan lampu di sekitar tembok ini.

Alamat: Area sekitar Hyehwa-dong, Jongno-gu, Seoul
Petunjuk arah (Gerbang Hyehwamun): Stasiun Univ. Hansang (Kereta bawah tanah Seoul jalur 4), pintu keluar 5. Berjalan kaki sekitar 3-5 menit
Situs web: seoulcitywall.seoul.go.kr (Korean, English, Japanese, Chinese)

Jalur yang Menyegarkan di Hutan Harapan Taman World Cup

 

Hutan Harapan (atas) & Pintu masuk Taman Haneul (bawah)


 

Saat mendengar “Jalur Metasequoia” mungkin yang langsung terbesit di fikiran adalah Pulau Nami di Chuncheon atau Damyang, Jeollanam-do. Namun, sebenarnya kamu dapat menikmati keindahan Jalur Metasequoia di Kota Seoul, lho! Hutan penuh harapan yang dibentuk di dalam Taman World Cup ini merupakan sebuah jalur di mana orang-orang dapat menikmati alam di dalam kota.

Hanya dengan melakukan aktivitas jalan santai di jalur yang ke dua sisinya diisi dengan Metasequoia, kamu dapat menikmati suasana eksotis yang menawarkan rasa damai dan mampu menghilangkan rasa stress. Selain itu, hamparan luas pemandangan indah mampu menjadi latar foto yang tak bisa dilupakan.

Alamat: Area sekitar Sangam-dong, Mapo-gu, Seoul
Petunjuk arah: Stasiun Stadion World Cup (kereta bawah tanah Seoul jalur 6), pintu keluar 1. Berjalan sekitar 15 menit.

Tempat Istirahat sang Raja, Seonjeongneung-gil Path

 

Pemandangan Seonjeongneung-gil 

Berlokasi di antara gedung pencakar langit di Teheran-ro Avenue, COEX Mall yang sibuk dengan beragam acaranya, dan kompleks apartemen perumahan yaitu “Green Island” yang mengacu pada Seonjeongneung. Di tempat ini juga terdapat makam raja ke-9 Dinasti Joseon, Seongjong (1469-1494), istrinya, Ratu Jeonghyeon dan putra keduanya, Jungjong (Raja ke-11 Dinasti Joseon, 1506-1544).

Lokasi makam tersebut dipenuhi dengan hutan pinus yang lebat, jalur Seonjeongneung-gil menawarkan suasana yang berbeda dari lokasi serupa lainnya. Suasananya yang khas cocok dijadikan lokasi jalan santai bersama teman-teman, namun tempat ini sempurna untuk dijadikan jalur berjalan saat sendirian yang mampu memberikan ketenangan.

Alamat (kantor manajemen Seolleung Royal Tomb): 1, Seolleung-ro 100-gil, Gangnam-gu, Seoul
Petunjuk arah: Stasiun Seolleung (kereta bawah tanah Seoul jalur 2, Jalur Bundang), pintu keluar 10. Berjalan sekitar 6 menit
Jam operasional: Februari-Oktober 06.00-21.00 / November-Januari 06.30-21.00
*Hari Senin tutup
Tarif: Dewasa & Remaja 1.000 won / Anak-anak 500 won
Situs web: royaltombs.cha.go.kr (Korean, English, Japanese, Chinese)
1330 Korea Travel Hotline: +82-2-1330 (Korean, English, Japanese, Chinese, Russian, Vietnamese, Thai, Malay)


*Kolom ini terakhir diperbarui pada Agustus 2018, maka dari itu informasi yang ditampilkan dapat berbeda. Kami menyarankan untuk memeriksa langsung ke situs resmi.
 

Share This Article

Related Post

Taman Dolsan

SPAO - Myeongdong Branch

Toko Bebas Bea

Tri-Bowl

Chic and Chick